Rumah yang kita tempati tentunya akan mengalami kerusakan secara alami, baik itu dikarenakan pengaruh lingkungan, maupun karena kesalahan kita pada saat membangun rumah kita sendiri. Seperti misalnya atap atau genteng yang kerap mengalami kebocoran, keramik pecah, dinding retak, warna rumah yang mulai pudar, dan lain sebagainya. Sehingga ketika kita melihat kerusakan tersebut, pastinya ingin segera memperbaiki atau merenovasinya. Namun karena terlalu sering, hal tersebut justru tidak terlaksana atau tertunda lantaran terkendala faktor biaya.

renovasi rumah

Memang tak dapat dipungkuri bahwa tak semua orang memiliki dana cadangan yang dapat dialokasikan untuk merenovasi rumah. Terlebih lagi biaya renovasi terbilang cukup tinggi, dan tentu menguras energi serta waktu pula. Di sisi lain, jika kita tinggal di rumah yang telah mengalami kerusakan, tentunya kita merasa tidak aman dan nyaman, serta memiliki risiko yang sangat berbahaya, dimana dapat mengancam keselamatan kita.

Nah, jika masalah kamu mengenai biaya dalam merenovasi rumah, kamu tak perlu putus asa. Selama itu rumah yang mengalami kerusakan merupakan milik kamu sendiri, dan tentunya mengantongi sertifikat asli, maka ada jalan keluarnya. Adapun caranya yakni dengan meminjam uang ke bank.

Sebagai informasi, bahwa bank memiliki berbagai layanan khusus untuk membantu masyarakat yang berencana untuk merenovasi huniannya, tapi terkendala lantaran tak memiliki dana. Sehingga kamu dapat memanfaatkannya memperbaiki hunian kamu. Berikut terdapat 3 cara yang patut kamu coba dalam merenovasi rumah.

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kredit Tanpa Agunan

KTA ini merupakan cara termudah dalam mendapatkan dana untuk renovasi rumah. Lantaran proses pencairannya terbilang mudah, dan pada umumnya hanya memakan waktu yang singkat, yakni hanya seminggu. KTA ini adalah salah satu bentuk layanan dari bank untuk masyarakat yang membutuhkan dana cepat. Namun KTA ini memiliki kelemahan, yakni kredit atau limit yang diberikan sangat terbatas. Terlebih lagi bunga yang dibebankan terbilang cukup tinggi. Bijaklah dalam meminjam uang, agar tak menjadi beban kedepannya.

Refinancing

Refinancing

Jika kamu mengantongi sertifikat asli dan rumah kamu telah lunas, maka kamu dapat memanfaatkan layanan refinancing yang juga merupakan salah satu bentuk layanan dari bank. Prosesnya pun mirip dengan ketika kamu mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), yakni caranya meminjamkan sertifikat rumah kamu ke pihak bank. Akan tetapi, proses pencairannya terbilang lama, dan terdapat biaya tambahan lainnya.

Kredit Renovasi Rumah

renovasi hunian

Beberapa bank memiliki layanan kredit renovasi rumah. Biasanya pihak bank telah menjamin kerjasama dengan perusahaan material bangunan, seperti semen, batu bata, dan lain sebagainya. Sehingga, kamu dapat memanfaatkan layanan yang satu ini. Menariknya, kamu dapat berkonsultasi mengenai bagaimana merenovasi rumah, baik dari segi desain maupun harga. Ini merupakan cara yang simpel, lantaran kamu tak perlu lagi repot-repot mencari konsultan dari ahli renovasi.

rumah

Rumah adalah sebuah bangunan yang diperuntukkan sebagai tempat tinggal kita semua sementara waktu di dunia ini. Hunian berfungsi untuk menjaga manusia dari berbagai pengaruh lingkungan yang dimana dapat membahayakan kelangsungan hidup kita. Seperti misalnya cuaca yang tak menentu, terlebih sekarang ini bumi tengah mengalami pemanasan global yang dimana sangat merusak lingkungan. Terkadang hujan turun dengan begitu derasnya, dan terkadang seketika sinar matahari bersinar. Sehingga dari cuaca yang dingin, berubah menjadi panas dengan seketika. Dengan begitu, pasti kita akan jatuh sakit. Nah, maka dari itulah kita harus memiliki hunian untuk tetap menjaga diri kita dari berbagai hal yang merugikan. Ini hanya satu dari sekian banyak masalah diluar sana.

rumah

Hunian juga merupakan tempat untuk kita menata kehidupan kita setiap harinya, mulai dari memasak, mandi, berkumpul bersama keluarga, kerabat, sanak saudara, dan tempat untuk kita beristirahat setelah seharian bekerja diluar sana. Sehingga, kamu harus dengan segera memiliki sebuah rumah.

Namun, memang memiliki sebuah hunian tak semudah seperti apa yang kita bayangkan. Banyak hal yang harus dibutuhkan. Salah satu hal yang juga merupakan faktor utama untuk memiliki tempat tinggal adalah dana. Ya, jika kita tak mempunyai dana, bagaimana kita bisa mewujudkan impian tersebut. Nah, untuk memiliki dana, tentunya kita harus bekerja atau membangun suatu usaha. Tetapi, membangun usaha juga harus terlebih dahulu memiliki modal yang besar. Sehingga saat ini kamu lebih memilih untuk bekerja, yang sudah jelas-jelas nantinya kamu mendapatkan penghasilan yang tetap setiap bulannya. Lalu, bagaimana caranya jika pendapatan atau gaji kamu hanya sebesar Upah Minimum Regional (UMR). Apakah bisa memiliki sebuah hunian? Berikut penjelasannya:

rumah

Jawabannya adalah Bisa. Ya, kamu dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN Sejahtera FLPP. Dimana fasilitas ini diperuntukkan untuk hunian dengan harga murah. KPR dari Bank Tabungan Negara (BTN) yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini, tentunya akan dapat membantu kamu dalam mencari sebuah rumah tapak ataupun rumah susun yang berada di wilayah tertentu.

BTN dan Kementerian Perumahan Rakyat

Dengan menggunakan fasilitas KPR BTN Sejahtera FLPP ini, kamu hanya cukup membayar bunga sebesar 5% fixed selama masa kredit kamu (waktu maksimal adalah 20 tahun). Uang muka juga sangatlah murah, mulai dari 1% dari harga rumah itu sendiri.

Adapun syarat yang harus kamu penuhi, yakni

  • Usia minimal 21 tahun
  • Belum Pernah Menerima Subsidi Rumah Dari Pemerintah
  • Masa Kerja ataupun Usaha Minimal 1 tahun
  • Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Mempunyai SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan)

Jika semua syarat diatas sudah kamu penuhi, kamu langsung dapat datang ke Bank BTN ataupun ke Kementerian Perumahan Rakyat.